btw, baru tau nih artinya minal aidin pas iseng2 googling @_@ nemu di sini "
Jadi, selengkapnya kalimat minal 'aidin wal faizin bermakna (semoga Allah menjadikan kita) bagian dari orang-orang yang kembali (kepada ketaqwaan/kesucian) dan orang-orang yang menang (dari melawan hawa nafsu dan memperoleh ridha Allah). Jelaslah, meskipun diikuti dengan kalimat mohon maaf lahir batin, ia tidak mempunyai makna yang serupa. Bahkan sebenarnya merupakan tambahan doa untuk kita yang patut untuk diaminkan.
“Halo semua yang disini, kami tim Nijmegen Kami kemari untuk tanding, bukan cari musuh! Dan kalau kami juara, yang kalah ojo’ marah Jangan tengkar berdarah-darah, tapi terserahhh..!! Nijmegen datang jauh kemari, bukan untuk kalah Kami bertekad jadi juara, bawa pulang piala Bukan ga mungkin, kontingen Nijmegen, Memborong semua piala di groens cup! “
Masih ingat ga lagu diatas?! Yep, itu adalah yel2 dari tim nijmegen untuk acara di groens cup pada 22-23 may 2010 yang lalu. Tahun ini kita harus cukup berbangga, karena tahun ini adalah tahun pertama PPI Nijmegen berdiri. Dalam usia yang belum genap satu tahun ini, nijmegen telah mampu berpartisipasi dan menjuarai beberapa cabang olahraga di groens cup kemarin. Berikut adalah nama2 atlet yg ikut berpartisipasi:
*Tim basket PPI Nijmegen : 1. Dhanu Kumara 2. Yosua Kristariyanto 3. Theo Smith 4. Damar Anggoro 5. Ray Winata 6. Richard Nathanael 7. Aline Tassiam 8. Carlin Hatumessen 9. Meily Setyawati
**Tim futsal PPI Nijmegen 1. Eko Harimulyo 2. Adrian Thenoch 3. Bari Guritno 4. Andhyk Halim 5. Ilham Amarullah 6. Richard Nathanael 7. Damar Anggoro 8. Ersyad Hamda 9. Rizky Ferdiansyah 10. Jonathan Marbun 11. Cahyo Pamungkas
Yang perlu digaris bawahi dari data diatas, 6 dari 8 cabang yg mewakili Nijmegen lolos babak penyisihan, 3 diantaranya masuk final dan membawa piala!! Bagaimana tidak bangga, dalam “umur” yang belum genap satu tahun, PPI Nijmegen sudah bisa membawa pulang piala. Walau masih belum bisa keturutan untuk menyabet juara umum, setidaknya tahun ini PPI Nijmegen telah lebih baik daripada tahun2 sebelumnya (sebelumnya masih PPI Arnhem-Nijemegen, tahun ini kami berdiri masing2). Semoga kedepannya PPI Nijmegen bisa lebih baik lagi dan bisa menjadi juara yang dinanti-nanti, Juara Umum. Amiieeenn!! Terimakasih banyak buat semua atlit2 yang telah mengucurkan keringat, tim yel2 yang telah bersorak indah, tim konsumsi yang telah memberi kami suplai tenaga nasi uduk, dan semua pendukung2 lainnya yang sangat ingin kami sebutkan satu per satu tapi ga cukup rasanya, hehee. Sampe ketemu di olahraga berikurnya, ALTIJD NIJMEGEN!!
Final panco putra saat melawan atlit dari belgia. Terlihat otot2 mereka begitu menegangkan! (baju hijau tua dgn mulut monyong: yosua)
Dua atlet wonderwoman perwakilan panco yang dua2nya bertemu di meja final (hijau: meily , abu2 : euginia)
Saat tim basket nijmegen melakukan free throw (baju hijau: tim nijmegen)
Lapangan atas : om edward dan om yusuf ;)
Tim futsal kami yg berbaju hitam-jancokers!
Beberapa dari tim yel2—>belum lengkap niyh formasinya!
(foto2 random dari culinary night bisa dilihat di Facebook)
1.Tempat dan Waktu Pelaksanaan
Willemseweg 28 Nijmegen, 18.30 s/d 21.00 17 April 2010
2.Susunan Acara
Games : 18.30
Makan: 19.30
3.Jumlah Peserta
Dari Jumlah Peserta yg mendaftar sejumlah 26 orang dalam 6 group; Ada tambahan beberapa orang yg masuk pada sesaat sebelum hari-H (tulisan merah):
Group 1 (Mpek-mpek Palembang)
Eugine Listiani Singgih
Octavina Sukarta
Tita Paramitha
Mbak Fina
Richard Nathanael
Group 2 (Bubur Ayam)
Yosua Adi Kriaryanto
Jonathan Marshal Marbun
Mas Yustinus
Group 3 (Siomay)
Ilham Harlan
Veronica Tammy
Mas Cahyo
Aline Cecilia
Group 4 (Coto Makassar)
Damar Tri
Carlin Elina
Muhammad Hamda
Mbak Rina Masadah
Teodora Stella
Group 5 (Tongseng)
Dyah Winiarty
Meily Cahya
Rizky Ferrian
Didin Mujahidin
Pak Ibnu
Bari Guritno
Group 6 (Martabak dan Rujak)
Bella Monica
Dhanu Angga
Alfi Afadiyanti
Rebecca Tan
Oktavia Chandra
+ Katarina dan Inggar
4.Evaluasi
·Acara berjalan lancar tetapi telat. Acara yg direncanakan dimulai jam 17.30 dengan games, diundur menjadi 18.30 karena menunggu seluruh peserta untuk hadir.
·Pembagian makanan tidak berjalan lancar karena tidak semua orang merasakan semua masakan.
5.Saran
·Masalah pembagian grup harus lebih diperhatikan, karena Group 6 pada saat itu banyak yg berhalangan untuk masak sehingga agak kesulitan. Ada beberapa anggota yg masuk pada saat terakhir sehingga sedikit mengejutkan seperti yg tertera dengan tulisan merah
·Untuk berikutnya Sie.dokumentasi harus ada, karena tidak jelas pembagian foto dan untuk pengukuhan hasil photo.
·Introduksi makanan sebaiknya diadakan sebelum makan, dan sebaiknya satu jenis makan dihidangkan satu persatu sehinga smw dapat merasakan. Sedangkan apabila dibebaskan maka akan bingung komposisi setiap masakan.
·Pemilihan tempat berikutnya untuk acara culinary night kalau bisa yang lebih luas dan lebih jelas kesediaan alat masak di tempat acara karena pada hari-H bingung untuk memanaskan masakan.
·Mungkin bisa diadakan pendekatan yg lebih efesien dikarenakan mbak mbak master yg tinggal di rumah tersebut tidak ikut berpartisipasi didalam acara padahal hadir di tempat.
·Waktu mulainya bisa dipercepat, karena setelah ditambah games menjadi terlalu larut (20.30) dan peserta sudah pada lapar.
·Overall acara sukses.
Demikian laporan acara Culinary Night 17 April 2010, semoga bermanfaat untuk kegiatan selanjutnya.
Pada suatu hari ada seorang pemuda yang diajukan ke pengadilan. Dia didakwa melakukan tindakan kekerasan - Menggebuki seorang nenek di KA jurusan Jakarta - Surabaya , yang mengakibatkan kematian si nenek itu. Hakim yang memimpin persidangan berkata kepada si pemuda yang bertampang berangasan : "Sekarang saudara ceritakan semuanya , apa yang sebenarnya terjadi, secara detil , lengkap , berurutan. Bayangkan......kok saudara itu kejam sekali. Tega-teganya memukuli nenek-nenek , orang yang lemah ... sampai mati!"
Pemuda sangar itupun memulai ceritanya : "Begini Pak hakim , hari Minggu sebulan yang lalu , saya menerima kabar ibu saya sakit keras. Lalu saya naik kereta jurusan Jakarta - Surabaya di Gambir yang berangkat di pagi hari. Saya duduk bersebelahan dengan seorang perempuan tua. Nenek ini membawa tas besar yang di letakkan di bawah kakinya. Saya menawarkan pertolongan untuk menaruh tas besarnya itu di rak atas , tapi dia menolak. Tas barang yang besar itu sangat mengganggu kenyamanan saya , karena kaki saya tidak bisa bebas bergerak.
Kemudian kereta berangkat dan beberapa saat kemudian tiba di stasiun Jatinegara Di stasiun ini , kereta berhenti untuk pemeriksaan tiket. Kondektur pun datang ke gerbong tempat saya berada , kemudian menanyakan tiket. Saya langsung tunjukkan tiket saya ke dia. Giliran tiket si nenek. Wah ini repot sekali. Nenek itu mengangkat tas besarnya ke bangku. Dia mengeluarkan handbag dari tas pakaian itu , lantas dari dalam handbag dia mengeluarkan dompet besar. Dari dompet besar dia mengeluarkan dompet kecil. Dari dompet kecil itu ia mengeluarkan tas kain kecil berserut. Di dalam tas kain itu ada bungkusan yang diikat dengan karet gelang. Bungkusan itu di buka dan didalamnya ada kotak korek api. Rupanya nenek itu menyimpan tiketnya di dalam kotak korek api. Setelah diperiksa kondektur , dia kembali melipat tiketnya dan menaruh kembali ke kotak korek api. Lalu kotak itu dibungkus , diikat karet. Dimasukkan ke tas kain. Lalu masuk ke dompet kecil. Dompet kecil masuk ke dompet besar, lalu ditaruh di handbag. Handbag masuk kembali ke tas besar. Tas besar ditaruh kembali ke bawah kakinya.
Keretapun meneruskan perjalanan. Perhentian berikutnya di setasiun Bekasi. Di sana juga sama ada pemeriksaan tiket. Tiket saya dengan cepat di periksa. Sementara si nenek , kembali mengangkat tas besarnya ke bangku. Keluarkan handbag , lalu berturut-turut dari dalamnya dompet besar, lalu dompet kecil , tas kain, lalu ada bungkusan berkaret , di buka ada kotak korek api , ada tiket di dalamnya. Diperiksa kondektur, lantas tiket masuk lagi ke kotak korek api , dibungkus , diikat karet , masuk ke tas kain serut , ke dompet kecil , masuk ke dompet besar, handbag , akhirnya masuk ke tas besar. Di taruh di bawah kaki, ..."
"Kereta jalan terus sampai di stasiun Krawang. Lagi-lagi ada pemeriksaan tiket. T iket saya cepat diperiksa , sementara nenek itu angkat tas besarnya ke bangku, keluarkan handbag, lalu dompet besar, dompet kecil , lalu keluarkan tas ka.............,"
Belum sempat si pemuda meneruskan ceritanya , pak hakim keburu membentaknya. "Saudaraaa ....... jangan main-main ya !. Anda itu melantur atau apa? Tau enggak ini pengadilan .... bukan warung !"
Langsung saja pemuda itu berdiri dan tak kalah gertak juga: "Nah lihat kan , bapak hakim yang cuma mendengar cerita saya saja sudah marah. Padahal baru sampai Krawang. Coba bayangkan , bagaimana rasanya saya harus mengalami hal ini sepanjang perjalanan dari Jakarta - Surabaya..... Bapak tau nggak ada berapa stasiun yg dilewati !"
Ga Enaknya Jd Cowo Singkatan KO = Kata Orang ------------------------------------------------------------------ 1. Cowok angkat barang berat KO : Udah biasa, biarin aja nggak usah dibantuin Cewek angkat barang berat KO : Kesian banget, bantuin yuk..emang suaminya ke mana ? ------------------------------------------------------------------ 2. Cowok pake baju cewek KO : Idih mbak..mo ke mana ? suwit..suwit.. (bencong maksudnya) Cewek pake baju cowok KO : Cool..boleh juga..eksentrik ------------------------------------------------------------------ 3. Cowok nganterin ceweknya orang KO : Kamu siapa ? jedag..jedug (digebukin ama cowoknya yg cewek) Cewek dianterin ama cowok orang lain KO : Tetep aja yg digebugin yg cowok ama cowoknya yg cewek, bingungkan..he..he.. ------------------------------------------------------------------ 4. Cowok suka shopping KO : Amit-amit kayak cewek aja.. Cewek suka shopping KO : Udah biasa maklumlah cewek ------------------------------------------------------------------ 5. Cowok muter-muter di mall KO : Muter-muter terus, nggak beli-beli...kayak setrikaan nggak panas Cewek muter-muter di mall KO : Maklumlah belon ada yg cocok untuk dibeli.. ------------------------------------------------------------------ 6. Cowok ditraktir cewek KO : Pelit banget sih..dasar cowok nggak modal Cewek ditraktir cowok KO : Emang seharusnya gitu ------------------------------------------------------------------ 7. Cowok cengeng ngeliat sinetron KO : Dasar cengeng, gitu aja nangis...gengsi doongg !! Cewek cengeng ngeliat sinetron KO : Bener2 berperasaan halus..dia pasti terharu.. ------------------------------------------------------------------ 8. Cowok nggak kerja KO : Nggak punya malu Cewek nggak kerja KO : Lebih mementingkan keluarga ------------------------------------------------------------------ 9. Cowok suka marah-marah KO : Kasar banget dia, moga aja ntar suamiku nggak gitu Cewek suka marah-marah KO : Pasti dia lagi datang bulan ------------------------------------------------------------------ 10. Cowok menangis & ketawa dalam satu waktu KO : Gila Cewek menangis & ketawa dalam satu waktu KO : Begitulah cewek ------------------------------------------------------------------ 11. Cowok idiot KO : Malu-maluin Cewek idiot KO : Dia kan cantik ------------------------------------------------------------------ 12. Cowok ngabisin duit istrinya KO : Pasti buat selingkuh Cewek ngabisin duit suaminya KO : Itulah tugas cewek
PPI Nijmegen a.k.a PPIN or "pipin" is an association of Indonesian students in Nijmegen. This blog is meant to be a wall to share quick and actual information, event updates, daily discoveries, etc. for the "far-away-from-home" students :) The contents are maintained by the "information & publication committee" of pipin.
p.s. banyak yg pesimis, blog ini palingan 'anget-anget tai ayam'.. tapi kami harap 'tai ayam' tersebut akan senantiasa 'anget' xD