Friday, September 10, 2010

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Mohon Maaf Lahir Batin :)













euphoria ketupat pertama -meily




btw, baru tau nih artinya minal aidin pas iseng2 googling @_@ nemu di sini
"
Jadi, selengkapnya kalimat minal 'aidin wal faizin bermakna (semoga Allah menjadikan kita) bagian dari orang-orang yang kembali (kepada ketaqwaan/kesucian) dan orang-orang yang menang (dari melawan hawa nafsu dan memperoleh ridha Allah). Jelaslah, meskipun diikuti dengan kalimat mohon maaf lahir batin, ia tidak mempunyai makna yang serupa. Bahkan sebenarnya merupakan tambahan doa untuk kita yang patut untuk diaminkan.
"
sip deh.. hepi wiken ;)
bella

Friday, June 4, 2010

Groens Cup 2010 (reviewed by meily)

“Halo semua yang disini, kami tim Nijmegen
Kami kemari untuk tanding, bukan cari musuh!
Dan kalau kami juara, yang kalah ojo’ marah
Jangan tengkar berdarah-darah, tapi terserahhh..!!
Nijmegen datang jauh kemari, bukan untuk kalah
Kami bertekad jadi juara, bawa pulang piala
Bukan ga mungkin, kontingen Nijmegen,
Memborong semua piala di groens cup! “


Masih ingat ga lagu diatas?!
Yep, itu adalah yel2 dari tim nijmegen untuk acara di groens cup pada 22-23 may 2010 yang lalu. Tahun ini kita harus cukup berbangga, karena tahun ini adalah tahun pertama PPI Nijmegen berdiri. Dalam usia yang belum genap satu tahun ini, nijmegen telah mampu berpartisipasi dan menjuarai beberapa cabang olahraga di groens cup kemarin. Berikut adalah nama2 atlet yg ikut berpartisipasi:


*Tim basket PPI Nijmegen :
1. Dhanu Kumara
2. Yosua Kristariyanto
3. Theo Smith
4. Damar Anggoro
5. Ray Winata
6. Richard Nathanael
7. Aline Tassiam
8. Carlin Hatumessen
9. Meily Setyawati

**Tim futsal PPI Nijmegen
1. Eko Harimulyo
2. Adrian Thenoch
3. Bari Guritno
4. Andhyk Halim
5. Ilham Amarullah
6. Richard Nathanael
7. Damar Anggoro
8. Ersyad Hamda
9. Rizky Ferdiansyah
10. Jonathan Marbun
11. Cahyo Pamungkas

Yang perlu digaris bawahi dari data diatas, 6 dari 8 cabang yg mewakili Nijmegen lolos babak penyisihan, 3 diantaranya masuk final dan membawa piala!! Bagaimana tidak bangga, dalam “umur” yang belum genap satu tahun, PPI Nijmegen sudah bisa membawa pulang piala. Walau masih belum bisa keturutan untuk menyabet juara umum, setidaknya tahun ini PPI Nijmegen telah lebih baik daripada tahun2 sebelumnya (sebelumnya masih PPI Arnhem-Nijemegen, tahun ini kami berdiri masing2).
Semoga kedepannya PPI Nijmegen bisa lebih baik lagi dan bisa menjadi juara yang dinanti-nanti, Juara Umum. Amiieeenn!!
Terimakasih banyak buat semua atlit2 yang telah mengucurkan keringat, tim yel2 yang telah bersorak indah, tim konsumsi yang telah memberi kami suplai tenaga nasi uduk, dan semua pendukung2 lainnya yang sangat ingin kami sebutkan satu per satu tapi ga cukup rasanya, hehee. Sampe ketemu di olahraga berikurnya, ALTIJD NIJMEGEN!!
Final panco putra saat melawan atlit dari belgia. Terlihat otot2 mereka begitu menegangkan! (baju hijau tua dgn mulut monyong: yosua)

Dua atlet wonderwoman perwakilan panco yang dua2nya bertemu di meja final (hijau: meily , abu2 : euginia)


Saat tim basket nijmegen melakukan free throw (baju hijau: tim nijmegen)


Lapangan atas : om edward dan om yusuf ;)


Tim futsal kami yg berbaju hitam-jancokers!


Beberapa dari tim yel2—>belum lengkap niyh formasinya!

Saat2 bersantai ria..^^

Culinary Night (review)

make gif
(foto2 random dari culinary night bisa dilihat di Facebook)


1. Tempat dan Waktu Pelaksanaan

Willemseweg 28 Nijmegen, 18.30 s/d 21.00 17 April 2010

2. Susunan Acara

Games : 18.30

Makan: 19.30

3. Jumlah Peserta

Dari Jumlah Peserta yg mendaftar sejumlah 26 orang dalam 6 group; Ada tambahan beberapa orang yg masuk pada sesaat sebelum hari-H (tulisan merah):

Group 1 (Mpek-mpek Palembang)

Eugine Listiani Singgih

Octavina Sukarta

Tita Paramitha

Mbak Fina

Richard Nathanael

Group 2 (Bubur Ayam)

Yosua Adi Kriaryanto

Jonathan Marshal Marbun

Mas Yustinus

Group 3 (Siomay)

Ilham Harlan

Veronica Tammy

Mas Cahyo

Aline Cecilia

Group 4 (Coto Makassar)

Damar Tri

Carlin Elina

Muhammad Hamda

Mbak Rina Masadah

Teodora Stella

Group 5 (Tongseng)

Dyah Winiarty

Meily Cahya

Rizky Ferrian

Didin Mujahidin

Pak Ibnu

Bari Guritno

Group 6 (Martabak dan Rujak)

Bella Monica

Dhanu Angga

Alfi Afadiyanti

Rebecca Tan

Oktavia Chandra

+ Katarina dan Inggar

4. Evaluasi

· Acara berjalan lancar tetapi telat. Acara yg direncanakan dimulai jam 17.30 dengan games, diundur menjadi 18.30 karena menunggu seluruh peserta untuk hadir.

· Pembagian makanan tidak berjalan lancar karena tidak semua orang merasakan semua masakan.

5. Saran

· Masalah pembagian grup harus lebih diperhatikan, karena Group 6 pada saat itu banyak yg berhalangan untuk masak sehingga agak kesulitan. Ada beberapa anggota yg masuk pada saat terakhir sehingga sedikit mengejutkan seperti yg tertera dengan tulisan merah

· Untuk berikutnya Sie.dokumentasi harus ada, karena tidak jelas pembagian foto dan untuk pengukuhan hasil photo.

· Introduksi makanan sebaiknya diadakan sebelum makan, dan sebaiknya satu jenis makan dihidangkan satu persatu sehinga smw dapat merasakan. Sedangkan apabila dibebaskan maka akan bingung komposisi setiap masakan.

· Pemilihan tempat berikutnya untuk acara culinary night kalau bisa yang lebih luas dan lebih jelas kesediaan alat masak di tempat acara karena pada hari-H bingung untuk memanaskan masakan.

· Mungkin bisa diadakan pendekatan yg lebih efesien dikarenakan mbak mbak master yg tinggal di rumah tersebut tidak ikut berpartisipasi didalam acara padahal hadir di tempat.

· Waktu mulainya bisa dipercepat, karena setelah ditambah games menjadi terlalu larut (20.30) dan peserta sudah pada lapar.

· Overall acara sukses.

Demikian laporan acara Culinary Night 17 April 2010, semoga bermanfaat untuk kegiatan selanjutnya.

Hormat Saya, PM Culinary Night

31 May 2010

Damar Tri Anggoro

Monday, May 24, 2010

another jokes

Pada suatu hari ada seorang pemuda yang diajukan ke
pengadilan.
Dia didakwa melakukan tindakan kekerasan -
Menggebuki seorang nenek di KA jurusan Jakarta -
Surabaya , yang mengakibatkan kematian si nenek itu.
Hakim yang memimpin persidangan berkata kepada si
pemuda yang
bertampang berangasan : "Sekarang saudara ceritakan
semuanya , apa yang sebenarnya terjadi, secara detil ,
lengkap , berurutan. Bayangkan......kok saudara itu
kejam sekali. Tega-teganya memukuli nenek-nenek ,
orang yang lemah ... sampai mati!"

Pemuda sangar itupun memulai ceritanya : "Begini Pak
hakim , hari
Minggu sebulan yang lalu , saya menerima kabar ibu saya
sakit keras.
Lalu saya naik kereta jurusan Jakarta - Surabaya di
Gambir yang berangkat di pagi hari. Saya duduk
bersebelahan dengan seorang perempuan tua. Nenek ini
membawa tas besar yang di letakkan di bawah kakinya.
Saya menawarkan pertolongan untuk menaruh tas
besarnya itu di rak atas , tapi dia menolak.
Tas barang yang besar itu sangat mengganggu
kenyamanan saya , karena kaki saya tidak bisa bebas
bergerak.

Kemudian kereta berangkat dan beberapa saat kemudian
tiba di stasiun
Jatinegara Di stasiun ini , kereta berhenti untuk
pemeriksaan tiket.
Kondektur pun datang ke gerbong tempat saya berada ,
kemudian
menanyakan tiket. Saya langsung tunjukkan tiket saya ke
dia.
Giliran tiket si nenek. Wah ini repot sekali. Nenek itu
mengangkat tas besarnya ke bangku. Dia mengeluarkan
handbag dari tas pakaian itu , lantas dari dalam handbag
dia mengeluarkan dompet besar. Dari dompet besar dia
mengeluarkan dompet kecil. Dari dompet kecil itu ia
mengeluarkan tas kain kecil berserut. Di dalam tas kain
itu ada bungkusan yang diikat dengan karet gelang.
Bungkusan itu di buka dan didalamnya ada kotak korek
api.
Rupanya nenek itu menyimpan tiketnya di dalam kotak
korek api.
Setelah diperiksa kondektur , dia kembali melipat tiketnya
dan menaruh kembali ke kotak korek api. Lalu kotak itu
dibungkus , diikat karet. Dimasukkan ke tas kain. Lalu
masuk ke dompet kecil. Dompet kecil masuk ke dompet
besar, lalu ditaruh di handbag.
Handbag masuk kembali ke tas besar. Tas besar ditaruh
kembali ke
bawah kakinya.

Keretapun meneruskan perjalanan. Perhentian berikutnya
di setasiun Bekasi. Di sana juga sama ada pemeriksaan
tiket. Tiket saya dengan cepat di periksa.
Sementara si nenek , kembali mengangkat tas besarnya
ke bangku. Keluarkan handbag , lalu berturut-turut dari
dalamnya dompet besar, lalu dompet kecil , tas kain, lalu
ada bungkusan berkaret , di buka ada kotak korek api ,
ada tiket di dalamnya. Diperiksa kondektur, lantas tiket
masuk lagi ke kotak korek api , dibungkus , diikat karet ,
masuk ke tas kain serut , ke dompet kecil , masuk ke
dompet besar, handbag , akhirnya masuk ke tas besar.
Di taruh di bawah kaki, ..."

"Kereta jalan terus sampai di stasiun Krawang. Lagi-lagi
ada pemeriksaan tiket. T iket saya cepat diperiksa ,
sementara nenek itu angkat tas besarnya ke bangku,
keluarkan handbag, lalu dompet besar, dompet kecil , lalu
keluarkan tas ka.............,"

Belum sempat si pemuda meneruskan ceritanya , pak
hakim keburu
membentaknya. "Saudaraaa ....... jangan main-main ya
!.
Anda itu melantur atau apa? Tau enggak ini pengadilan
.... bukan warung !"

Langsung saja pemuda itu berdiri dan tak kalah gertak
juga: "Nah
lihat kan , bapak hakim yang cuma mendengar cerita
saya saja sudah marah.
Padahal baru sampai Krawang. Coba bayangkan ,
bagaimana rasanya saya harus mengalami hal ini
sepanjang perjalanan dari Jakarta - Surabaya..... Bapak
tau nggak ada berapa stasiun yg dilewati !"


disadur dari forum tetangga
Eugin

Jokes :)

Ga Enaknya Jd Cowo
Singkatan KO = Kata Orang
------------------------------------------------------------------
1. Cowok angkat barang berat
KO : Udah biasa, biarin aja nggak usah
dibantuin
Cewek angkat barang berat
KO : Kesian banget, bantuin yuk..emang
suaminya
ke mana ?
------------------------------------------------------------------
2. Cowok pake baju cewek
KO : Idih mbak..mo ke mana ? suwit..suwit..
(bencong maksudnya)
Cewek pake baju cowok
KO : Cool..boleh juga..eksentrik
------------------------------------------------------------------
3. Cowok nganterin ceweknya orang
KO : Kamu siapa ? jedag..jedug (digebukin
ama
cowoknya yg cewek)
Cewek dianterin ama cowok orang lain
KO : Tetep aja yg digebugin yg cowok ama
cowoknya yg cewek, bingungkan..he..he..
------------------------------------------------------------------
4. Cowok suka shopping
KO : Amit-amit kayak cewek aja..
Cewek suka shopping
KO : Udah biasa maklumlah cewek
------------------------------------------------------------------
5. Cowok muter-muter di mall
KO : Muter-muter terus, nggak beli-beli...kayak
setrikaan nggak panas
Cewek muter-muter di mall
KO : Maklumlah belon ada yg cocok untuk
dibeli..
------------------------------------------------------------------
6. Cowok ditraktir cewek
KO : Pelit banget sih..dasar cowok nggak
modal
Cewek ditraktir cowok
KO : Emang seharusnya gitu
------------------------------------------------------------------
7. Cowok cengeng ngeliat sinetron
KO : Dasar cengeng, gitu aja nangis...gengsi
doongg !!
Cewek cengeng ngeliat sinetron
KO : Bener2 berperasaan halus..dia pasti
terharu..
------------------------------------------------------------------
8. Cowok nggak kerja
KO : Nggak punya malu
Cewek nggak kerja
KO : Lebih mementingkan keluarga
------------------------------------------------------------------
9. Cowok suka marah-marah
KO : Kasar banget dia, moga aja ntar suamiku
nggak gitu
Cewek suka marah-marah
KO : Pasti dia lagi datang bulan
------------------------------------------------------------------
10. Cowok menangis & ketawa dalam satu
waktu
KO : Gila
Cewek menangis & ketawa dalam satu waktu
KO : Begitulah cewek
------------------------------------------------------------------
11. Cowok idiot
KO : Malu-maluin
Cewek idiot
KO : Dia kan cantik
------------------------------------------------------------------
12. Cowok ngabisin duit istrinya
KO : Pasti buat selingkuh
Cewek ngabisin duit suaminya
KO : Itulah tugas cewek


copaS dari forum tetangga :p
Eugin